Halaman

Tuesday, February 18, 2020

Proses Pengembalian Ekspor Barang

Proses Pengembalian Ekspor Barang - Ekspor Returns
Proses Pengembalian Ekspor  Barang
Proses Pengembalian Ekspor  Barang

Tahukah sobat apakah itu Ekspor Returns (Ekspor Kembali ) ?

Returs Ekspor  adalah Proses pengembalian barang yang dikirim ke luar negeri yang akan dimasukan kembali ke daerah pabean atau barang impor yang dikirim kembali dari  luar negeri

Sangat penting sobat nawa mengetahui tentang Retur Ekspor ,Karena pada realitanya tidak selalu proses ekspor maupun impor berjalan dengan lancar
Tidak sedikit pula kendala yang akan dihadapi,lebih baik persiapan dari awal dari pada kebingungan di akhirnya

Mengapa sobat harus mengetahui Returns Ekspor ?

Ekspor kembalinya barang Impor dikarenakan beberapa faktor berikut :
  1.  Barang yang dipesan tidak sesuai dengan pesanan
  2.  Barang salah kirim
  3.  Barang rusak
  4.  Pemerintah melarang barang masuk karena alasan tertentu misal tidak layak pakai atau tidak ada  SNI,dll
Ekspor kembali barang impor dapat diajukan dengan melakukan permohonan kepada kepala KPPBC
Jadi jika sobat mengalami kendala seperti ini tidak perlu panik untuk menanganinya,saya akan jabarkan step by step agar sobat nawa lebih mengetahui tentang Retur Ekspor

Bagimanakah Proses Returns Ekspor ?

Untuk mendapatkan pembebasan bea masuk atas impor barang yang telah dieskpor,Importir harus mengajukan surat permohonan kepada kantor bea cukai
Pada proses retur ekspor ada dua cara proses penyelesaian yaitu :
1. PIB (Pemberitahuan Impor Barang ) sudah di ajukan
Pada proses ini menyampaikan surat permohonan angkut lanjut luar negeri (BC1.2) ke loket penerimaan surat masuk dan melampirkan dokumen berikut :
  • Surat Pernyataan ( Bermaterai )
  • Surat Kuasa (dalam pengurusan yang diserahkan ke PPJK )
  • Foto Copy KTP (Penerima dan Pemveri Kuasa)
  • Foto Copy dokumen pemberitahuan impor
  • Foto Copy HAWB/MAWB/HBL/MBL
  • Foto Copy Invoice
  • Foto Copy Packing List
  • Foto Copy dokumen API ( jika ada)
Selanjutnya akan mendapat persetujuan angkut lanjut ,mengisi formulir BC1.2 seksi manifest ,dan langkah selanjutnya berkomunikasi dengan pihak forwarder terkait pengembalian barang ke negara asalnya

2.PIB (Pemberitahuan Impor Barang ) belum di ajukan
Pada proses pertama sama dengan prosedur yang di atas dengan pesyaratan yang sama juga yaitu:
  • Surat Pernyataan Re Impor ( Bermaterai )
  • Surat Kuasa (dalam pengurusan yang diserahkan ke PPJK )
  • Surat Permohonan Re Impor  ( Bermaterai )
  • Foto Copy KTP (Penerima dan Pemveri Kuasa)
  • Foto Copy dokumen pemberitahuan impor
  • Foto Copy HAWB/MAWB/HBL/MBL
  • Foto Copy Invoice
  • Foto Copy Packing List
Baca Juga : Dokumen Ekspor
Namun pada proses ini setelah dokumen di lengkapi sobat dapat menghubungi pihak PPJK untuk mentransfer data PEB  sobat agar segera di proses oleh mereka untuk meneruskan proses re ekspor dan tinggal menunggu proses selesai

Ada pengecualian ekspor kembali barang impor tersebut dikeluarkan di kawasan pabean dengan tujuan sebagai berikut :
  • Diimpor Sementara
  • Ditimbun di tempat penimbunan berikat
  • Diangkut ke tempat penimbunan sementara di kawasan pabean lain,dll
Apakah bisa mendapat pembebasan Bea Masuk ? 
Proses Pengembalian Ekspor  Barang
Proses Pengembalian Ekspor  Barang
Pembebasan bea masuk berlaku bila dipenuhi ketentuan bahwa  impor kembali barang yang telah di ekspor adalah :

1. Barang dalam kualitas yang sama tidak mengalami proses pengerjaan atau penyempurnaan apapun,seperti :
  • Barang untuk pertunjukan
  • Barang untuk keperluan pameran
  • Barang untuk perlombaan
  • Barang untuk pengerjaan proyek di luar negeri,dll
2. Barang untuk keperluan Perbaikan dan Keperluan Pengerjaan
Penanganan barang yang rusak atau tua dengan mengembalikannya pada keadaan semula tanpa mengubah sifatnya hanya dikenakan bea masuk part pengganti,biaya perbaikan ,ongkos  angkut dan asuransi

3. Barang untuk keperluan Pengujian
Pada barang ini penanganan barang untuk dilakukan pemeriksaan dari segi teknik dan menyangkut mutu serta kapasitasnya sesuai dengan standar yang di tetapkan

 Ditjen Bea Cukai telah menetapkan revisi aturan Re ekspor untuk kepastian hukum yaitu kepala kantor pabean dapat menolak pengajuan Re Ekspor bila tidak memenuhi pesyaratannya dan melangggar ketentuan

Oleh karena itu saat proses awal Ekspor atau Impor barang sangat dianjurkan untuk memilih jasa ekspor impor atau PPJK yang memiliki jalur resmi
Jangan karena tergiur biaya lebih murah tapi pastikan keamanan barang sobat ,proses ekspor impor lebih aman serta pastinya bila sobat memilih jalur ekspor impor resmi bila ada kendala di depannya atau ada retur ekspor atau impor sobat tidak akan mati kutu

Peraturan Kementrian Keuangan pada larangan Re Ekspor :
  • Re Ekspor tidak dapat dilakukan jika barang impor belum diajukan pemberitahuan pabean impor
  • Ekspor tidak dapat dikembalikan jika barang impor telah di ajukan pemberitahuan pabean impor dan telah dilakukan pemeriksaaan fisik dengan hasil jumlah dan jenis barang tidak sesuai
  • Barang berpotensi mengganggu kesehatan 
Bagaimana Biaya Bea Masuk jika tidak memenuhi syarat ? 

Jika tidak memenuhi syarat pengenaan bea masuk pada dasarnya berdasarkan pada tarif ( Barang dalam keadaan jadi ) dan Nilai Pabean ( Perhitungan BM sesuai dengan ketentuan penetapan nilai pabean )
 
Perlu sobat ketahui untuk membuat surat retur pengembalian ekspor barang maka yang kita buat adalah "Surat Re Impor "
Berikut saya akan memberi contoh Surat Permohonan Re Impor :

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

(KOP SURAT PERUSAHAAN )
Surabaya, 18 Februari 2020

Nomor            : ( Nomer Surat )
Perihal            : Surat Permohonan Re-Import


Kepada Yth :
Kepala Kantor Bea dan Cukai
Tipe Madya Pelabuhan Tanjung Perak
SURABAYA

Dengan Hormat,

Dengan surat ini kami PT. ...........................mengajukan permohonan barang re-impor pada Kantor Bea Dan Cukai Tipe Madya Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya di karenakan barang tersebut tidak sesuai pesanan ( REJECT ), adapun data-data barang re-impor tersebut adalah sebagai berikut:

Data Dokumen Ekspor :
Nama Shipper                                     : ( Nama Perusahaan )
                                                             ( Alamat Perusahaan )
Nama Consignee                                 : ( Nama Perusahaan )
                                                             ( Alamat Perusahaan )
No. Invoice Eskpor / Tgl                     : 0411/...../........./19
No. Packing List Ekspor/ Tgl               : 0411......../........./19 Tanggal 04-11-2019
Detail Barang                                      : TAMARIND WITH SEEDS
Jumlah Barang yang di ekspor             : 500 BAGS (1 CONTAINER)
No. PEB / Tanggal PEB                        : 191731/ 08-11-2019
No. NPE / Tanggal NPE                       : 190111/WBC.11/KPP.MP.01/2019 TGL: 08-11-2019
No. BL Ekspor / Tgl BL Eskpor            : COAU7220517770 TGL: 10-11-2019
No Skep Ekspor Sementara                :

Data Dokumen Re-Impor :
Nama Shipper                                     : ( Nama Perusahaan )
                                                             ( Alamat Perusahaan )
Nama Consignee                                  : ( Nama Perusahaan )
                                                             ( Alamat Perusahaan )
No. Invoice Impor / Tgl                      : I-7007/008E Tanggal 12-02-2020
No. Packing List Impor / Tgl               : I-7007/008E Tanggal 12-02-2020
No. BL Impor / Tgl BL Impor              : JHBIDSUBSE70070777 TGL: 19-02-2020
Jumlah Barang yang di Re-Impor       : 385 BAGS (1 Container)

Demikian  surat  permohonan  re-import  ini  kami  buat  dengan  sebenar-benarnya.  Atas  perhatian  dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.


Hormat Kami,






( Nama Direktur )

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
 Baca Juga : Bisnis Ekspor Dan Import Yang Menjanjikan Di Era Revolusi Industri 4.0 Indonesia
Setelah sobat mengetahui contoh permohonan Re Impor selanjutnya saya akan memberi contoh surat pernyataan Re Impor,Berikut contoh surat Pernyataan Re Impor :

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

(KOP SURAT PERUSAHAAN )

RE- SENDING BACK IMPORT SHIPMENT DUE TO QUALITY PROBLEMS

Shipper                      : ( Nama Perusahaan )
Cosignee                     :  ( Nama Perusahaan )                           
Vessel No                   : CSCL KINGSTON V.77N
Container/Seal No.     : CBHU4504676 / ID517777 
Description Goods      : TAMARIND WITH SEEDS
Country Origin            : INDONESIA
Bill of Landing No       :.............................................
Date Laden on Board  :................................................
Net Weight                : 25.000 KGS
For your information Management of ( Shipper)  had decided to consign back consignment as per detail above due to several critical quality issue that we found during incoming  quality inspection.

Under the circumstances, our management had decided to re-shipped your consignment back due to severe quality issue that we found.


Your Co-operation Highly Appreciated Regards,




DIRECTOR
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Demikian Artikel Proses Pengembalian Ekspor  Barang
Semoga bermanfaat

Salam Nawa
Surabaya ,18 Februari 2020



Sunday, February 16, 2020

Dokumen Impor

Dokumen Impor

        Hello sobat nawa pada postingan  kali ini saya akan menjelaskan tentang Dokumen Impor yaitu dokumen yang harus sobat siapkan untuk proses impor barang.Berikut saya akan menjelaskan dan memberi contoh dokumen apa saja yang harus sobat nawa persiapkan untuk proses impor barang :

Lihat Juga:Contoh Dokumen Ekspor Barang di Indonesia

Youtube Channel :Belajar Cara Import Barang-Contoh Packing List-Commercial Invoice-Bill Of Lading I ferrytrans.id

1. Perizinan Kepabeanan
    Meliputi NPWP,NIK,API-U/API-P (Dokumen ini hanya di peruntukan badan usaha saja dan bukan perorangan )
2. Dokumen Impor yang meliputi :
  1.  B/L ( Bill of Lading ) adalah dokumen yang menjelaskan kepemilikan barang dari jalur darat
  2.  AWB ( Air Way Bill ) adalah dokumen yang menjelaskan kepemilikan barang dari jalur udara
  3.  Invoice adalah dokumen yang berisi resume dari proses jual beli berisi nama importer,eksporter,nama barang ,jumlah barang dan nilai barang
  4.  Packing List adalah dokumen yang berisi deskripsi barang yang meliputi rincian barang ,dimensi,berat barang,semua barang di total berdasarkan berat barang yang sudah tertera di B/L
  5. COO ( Certificat Of Origin ) adalah adalah dokumen yang berisi keterangan asal barang yang kita impor
  6. Phytosanitary Certificate adalah sertifikat yang menyatakan bahwa barang yang di impor bebas dari kandungan hama(phyto).Dokumen ini digunakan untuk impor makanan,minuman,bahan bak yang berasal dari hewan maupun nabati,tanaman,hewan,bibit,kayu,dll
  7. Health Certificate adalah sertifikat kesehatan yang biasanya berisi barang konsumsi oleh manusia.Untuk produk makanan,minuman olahan,regulasi indonesia masyarakat health certificate yang dikeluarkan oleh FDA Dept (Food Drugs and Administration dari negara asal
  8. PIB (Pemberitahuan Impor Barang ) adalah pemberitahuan oleh importir yang berisi deskripsi barang yang di impor berdasarkan dokumen impor yang ada.Pada PIB sudah tercantum biaya Bea masuk dan pajak yang harus di bayar
  9. Free Sale Cerificate adalah sertifikat yang menyatakan bahwa barang yang kita impor di negara asal sudah berdar di negara asalnya
  10. Radioactivity Certificate adalah sertifikat yang menyatakan bahwa barang yang kita impor bebas dari radiasi nuklir ,biasanya hanya digunakan untuk barang yang kita impor dari jepang
Sobat nawa sudah bisa memulai  bisnis impor barang dengan mengetahui dokumen apa saja yang perlu disiapkan
  
Baca Juga :Bisnis Ekspor Dan Import Yang Menjanjikan Di Era Revolusi Industri 4.0 Indonesia
Contoh dokumen ekspor impor
Contoh Dokumen Impor Barang Di Indonesia
Namun tidak semua dokumen harus sobat lengkapi,tergantung jenis barang yang ingin sobat impor.
Misal sobat ingin impor jahe dari negara vietnam maka sobat nawa tidak perlu mencantumkan Health Certificate,Free Sale Certificate,dan Radioactivity Certificate.

Untuk lebih jelas seperti apa dokumen impor saya akan memberikan contoh,Berikut contoh dokumen impor ( Impor Barang Palmnut Dari Brazil ke Surabaya):

1.B/L ( Bill of Lading ),Contoh MBL Klik Dan Lihat Di SINI

2.AWB ( Air Way Bill ),Contoh MAWB Klik dan lihat Di SINI

3.Invoice,Contoh INV. Klik dan lihat Di SINI

4.Packing List,Contoh P.List Klik dan lihat Di SINI

5.COO(Certificate Of Origin) ,Contoh COO Palmnut Brazil Klik dan lihat Di SINI

6.Phytosanitary Certificate,Contoh Phyto Klik dan lihat Di SINI

7.PIB,Contoh PIB Klik dan lihat Di SINI


Demikian Artikel Contoh Dokumen Impor Barang Di Indonesia

Salam Nawa

Surabaya,16 Februari 2020



Monday, February 10, 2020

Ekspor Bawang Merah ke Dubai Menggunakan Kargo Udara

 Ekspor Bawang Merah ke Dubai Menggunakan Kargo Udara
 Ekspor barang tidak bisa semua pengiriman disamanakan,Hal ini dikarenakan cara penanganan ekspor barang dibedakan berdasarkan :
  • Jenis barang
  • Tujuan negara ekspor
  • Jenis alat pengangkutan

Stratregi Ekpor Bawang Merah ke Dubai By Air
Ekpor Bawang Merah ke Dubai By Air
Tiga hal pokok yag harus sobat nawa ketahui agar proses ekspor tidak akan ada kendala kedepannya.
Pengalaman saat menangani ekspor bawang merah saat itu dengan pemesanan 80 bags bawang merah pengririman Dubai -United Arab Emirates menggunakan pesawat sebagai alat transportasi pengangkutannya

Sebelum menjelaskan tentang pengiriman bawang merah ,Saya akan berbagi info tentang pengiriman barang lewat Kargo Udara atau transportasi pesawat
Ada kriteria khusus ataupun larangan dalam pengangkutan barang yang harus sobat nawa ketahui ,Berikut saya jabarkan 3 Jenis Kargo  :

1. General Kargo
Pada jenis kargo ini barang masuk dalam kategori biasa atau tidak perlu penanganan khusus dan cara packingnyapun tidak perlu khusus,Contoh barang ini adalah :
  • Barang keperluan rumah tangga
  • Segala peralatan kantor
  • Segala peralatan olah raga
  • Pakaian ,dll
2. Special Kargo
Pada kargo jenis ini barang masuk dalam kategori perlu penanganan khusus karena berbeda dari barang pada umumnya atau bisa berupa benda mati,
Contonya :
  • Live Animal /Hewan hidup
  • Human Remain / Mayat Manusia 
  • Perushable Goods : Barang -baran yang muda membusuk seperti buah,sayur,daging,bunga,dll
  • Valuable Goods : Barang yang memiliki nilai tinggi atau masuk dalam kategori barang mahal,seperti :emas,berlian,platina,dll
  • Strongly Smelling Goods :Barang yang memiliki bau yang sangat menyengat seperti durian ,minyak wangi,minyak kayu putih,dll
  • Live Human Organ /Organ tubuh manusia yang masih berfungsi
  • Diplomatic Pouch / Barang-barang diplomatik
3. Dangerous Goods
Pada barang jenis ini merupakan barang yang sangat berbahaya dan perlu penanganan khusus karena dapat menyebabkan kerusakan lingkungan dan kerusakan di sekitarnya termasuk di dalam penerbangan,yang termasuk dalam kategori barang ini adalah :
  • Exsplosive goods : Barang yang mudah meledak seperti peluru,petasan,musium,dll
  • Gasses : Benda yang mudah menguap seperti hydrogen,propane,dll
  • Flammble Solids  : Barang yang bersifat zat padat dan mudah terbakar seperti korek api
  • Oxidizing substanas & organic peroxziple : Barang yang mudah menguap seperti dan bila di hirup menyebabkan efek samping pusing atau mengantuk seperti calcium chlorat
  • Flammmble Liquid : Barang yang bersifat zat cair dan mudah terbakar seperti alcohols
  • Toxic & Infectious substances : Barang yang masuk kategori ini sangat berbahaya karena mengandung racun sepeti sianida,bakteri hidup,dll
  • Corrosives : barang yang mengandung karat seperti asam baterai dan merkuri
  • Miscellaneous dangerous goods : Barang berbahaya karena bisa mengancam keselamatan penumpang di pesawat seperti magnet,kursi roda listrik,kendaraan,dll
Masih banyak lagi barang yang masuk dalam kategori benda berbahaya dan dilarang masuk dalam penerbangan,Pastikan barang yang akan sobat kirim sudah aman di packing atau barang di packing dengan cara yang benar
Stratregi Ekpor Bawang Merah ke Dubai By Air
Gambar Via Ferrytrans.id



Pentingkah kita mengetahui cara packing barang ?

 Pengiriman 80 Bags Bawang merah ke kota dubai sudah siap di packing dan siap di kirim, Namun dalam prosesnya bawang  merah sebanyak 80 Bags harus dibongkar dari packing yang menggunakan karung beras karena syarat pengiriman tidak sesuai dengan peraturan kargo udara

Barang yang sudah di bongkar di packing ulang menggunakan kardus dan harus diberi lubang pada tiap kardusnya,waktu yang di jatwalkan barang bisa berangkat ditunda karena harus di packing ulang dan mengeluarkan biaya lagi untuk packing ulang barang

Tentunya ini sangat memakan waktu dan mengeluarkan biaya lebih dan sobatpun harus mengeluakan biaya tambahan lagi yang tidak sedikit

Apakah target sobat ketika ingin melakukan eskpor barang?

Barang cepat sampai ?

Meminimalisir biaya pengiriman ?

Biaya Packing lebih murah ?

Tentu sebagai pelaku bisnis sobat ingin usaha kita berjalan sesuai dengan planing yang sudah direncanakan dengan harapan tidak ada kendala pada proses eskpor yang sobat lakukan

Baca juga :
Biaya Jasa Pengiriman Barang Ke Luar Negeri Dari Surabaya I4+Langkah Hemat Biaya Ekspor Barang Di Surabaya

Stratregi Ekpor Bawang Merah ke Dubai By Air
Gambarala Via ferrytrans.id

Namun pada kenyataanya kadang ada kendala dalam prosesnya entah dari segi pengirimannya, kesalahan pada cara packing barang ataupun yang lainnya

Untuk meminimalisir kendala yang terjadi sobat juga bisa banyak membaca referensi tentang ekspor dan impor barang bisa pula sharing dengan pengusaha lainnya yang lebih lama sudah melakukan ekspor barang ke luar negeri

Eksportir dari indonesia rata-rata lebih banyak mengekspor hasil pertanian ke luar negeri,tentunya ini juga menjadi kebanggaan kita sebagai negara indonesia yang agraris dan kaya akan hasil alamnya bisa lebih banyak menggekspor hasil pertanian ke berbagai negara

Dari uraian di atas dapat diambil kesimpulan" sesuaian barang yang akan sobat kirim dengan jenis kargo yang akan sobat gunakan "

 Apakah pengiriman menggunakan kargo udara lebih cepat dari pada menggunakan kargo darat ?

Sudah pasti menggunakan kargo udara lebih cepat dari pada kargo darat menggunakan kapal bisa memakan waktu sampai satu minggu bahkan lebih dari negara asal  sampai ke  pelabuhan indonesia,dan biaya pengirimannyapun sudah pasti berbeda

Untuk sobat yang baru memulai bisnis ekspor barang atau baru terjun dalam usaha ekspor  tidak perlu khawatir untuk memulai usaha ini, karena sobat  bisa  mengandalkan pada perusahaan jasa ekspor impor /PPJK yang sobat percayai karena pasti mereka sudah berpengalaman untuk menangani ekspor atau impor barang

Lewat blog pribadi saya,saya ingin berbagi pengalaman agar sobat nawapun bisa mempelajari lebih dalam tentang bisnis ekspor dan impor barang dan lebih mengenal tentang bisnis ini
Semoga Bermanfaat

Salam Nawa   
Surabaya,11 Februari 2020